PENJELASAN Tentang Teori Tes Klasik dan Teori Tes Modern

SOAL!

Apa yang Anda ketahui tentang teori tes klasik dan teori tes modern ? Jelaskan !

JAWABAN DAN PENJELASAN MATERI!





Teori tes klasik dan teori tes modern a.     Teori Tes Klasik
Teori Tes Klasik adalah sebuah teori yang mudah dalam penerapannya serta model yang cukup berguna dalam mendeskripsikan bagaimana kesalahan dalam pengukuran dapat   mempengaruhi   skor  amatan.   Inti   teori   klasik   adalah   asumsi-asumsi   yang dirumuskan    secara    sistematis    serta    dalam    jangka    waktu    yang    lama.    Dari asumsi-asumsi tersebut kemudian dijabarkan dalam beberapa kesimpulan. Daya beda, indeks kesukaran, efektifitas distraktor, reliabilitas dan validitas adalah formula penting yang disarikan dari teori tes klasik. Terdapat tujuh macam asumsi yang ada dalam teori tes klasik, yakni sebagai berikut:
1)    Terdapat hubungan antara skor tampak (observed score) yang dilambangkan dengan huruf X, skor murni (true score) yang dilambangkan dengan T dan skor kasalahan (error) yang dilambangkan dengan E.
2)   Skor murni (T) merupakan nilai harapan є (X).

3)   Tidak terdapat korelasi antara skor murni dan skor pengukuran pada suatu tes yang

dilaksanakan (ρet  = 0).


4)   Korelasi antara kesalahan pada pengukuran pertama dan nol (ρe1e2 = 0).

5)   Jika terdapat dua tes untuk mengukur atribut yang sama maka skor kesalahan pada

tes pertama tidak berkorelasi dengan skor murni pada tes kedua  (ρelt2).

6)   Menyajikan tentang pengertian tes yang pararel

7)   Definisi tes yang setara (essentially t equivalent).

Asumsi-asumsi teori klasik di atas memungkinkan untuk dikembangkan dalam rangka pengembangan berbagai formula yang berguna dalam melakukan pengukuran psikologis. Daya beda, indeks kesukaran, efektifitas distraktor, reliabilitas dan validitas adalah formula penting yang disarikan dari teori tes klasik.
b.      Teori tes modern

Teori tes modern yaitu performance subjek dalam suatu tes yang dapat diprediksi dari kemampuannya yang bersifat laten. Unsur teori dalam tes modern meliputi:
1) Butir (item tes)

2) Subjek (responnya)

3) Isi respon subjek

Asumsi-asumsi dalam tes modern:

1)    Parameter butir soal dan kemampuan adalah Invariant. Artinya soal yang dibuat memiliki korelasi positif dengan kemampuan yang diukur.
2)   Unidimensionality, artinya 1 item mengukur satu kemampuan.

3)     Local independence, artinya respon terhadap suatu item tidak akan berpengaruh terhadap item lainnya.
Ukuran atau aturan-aturan yang digunakan untuk mengetahui mana soal yang valid (bisa dipakai) dan mana soal yang tidak valid (tidak bisa dipakai). Aturannya ada 3 yakni daya pembeda soal, taraf kesukaran soal, dan kebetulan menjawab benar.

Daftra Pustaka :

Homaidi.      2014.      http://poetrasoeloeng.blogspot.com/2014/03/psikologi-teori-tes-klasik- modern.html. Diakses pada Tanggal 7 April 2015 Pukul 16.45 WIB.

Posting Komentar

0 Komentar